PAREPARE, TIMUR.NEWS – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar mengintensifkan pengawasan takjil selama bulan suci Ramadan di Kota Parepare. Langkah ini bertujuan memastikan makanan dan minuman berbuka puasa yang beredar di masyarakat aman untuk dikonsumsi.
Pengawasan berlangsung pada Kamis–Jumat, 12–13 Maret 2026, di dua sentra penjualan takjil, yakni di Jalan Veteran dan kawasan Pasar Sumpangminangae. Dalam kegiatan tersebut, BBPOM Makassar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Perdagangan Kota Parepare.
Petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap berbagai produk pangan yang dijual pedagang. Selain itu, tim juga mengambil sampel untuk diuji menggunakan metode pengujian cepat di lokasi.
Di sisi lain, petugas memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada pedagang. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan proses pengolahan makanan, memperhatikan sanitasi tempat berjualan, serta menggunakan bahan pangan yang aman dan sesuai ketentuan.
Kepala BBPOM di Makassar, Yosef Dwi Irwan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat selama Ramadan.
“Pengawasan ini kami lakukan agar makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat aman dikonsumsi serta tidak mengandung bahan berbahaya atau zat terlarang,” ujar Yosef di sela kegiatan.
Ia menambahkan, pengawasan takjil secara intensif rutin dilakukan setiap Ramadan. Pasalnya, aktivitas penjualan makanan siap saji di ruang publik meningkat tajam menjelang waktu berbuka puasa.
Karena itu, BBPOM mengimbau para pedagang agar selalu menjaga kebersihan dan kualitas bahan pangan yang digunakan. Dengan demikian, pedagang dapat menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus melindungi kesehatan konsumen.
Selain menyasar pedagang, petugas juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat saat membeli takjil. Konsumen perlu memperhatikan kebersihan makanan, kondisi kemasan, serta lingkungan tempat penjual berjualan.
Berdasarkan hasil pengawasan, petugas menguji 49 sampel takjil dari berbagai jenis makanan dan minuman. Seluruh sampel tersebut memenuhi syarat keamanan pangan.
Melalui kegiatan ini, BBPOM Makassar berharap kesadaran pedagang dan masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat. Selain itu, pengawasan rutin juga diharapkan mampu mencegah peredaran makanan yang tidak layak konsumsi selama Ramadan.






