BONE, BERITA-SULSEL.COM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar bersama Loka POM Kabupaten Bone melaksanakan intensifikasi pengawasan pangan berbuka puasa (takjil) selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan tanggal 6 Maret 2026 di Jalan Besse Kajuara, Kabupaten Bone.
Petugas mengambil sebanyak 40 sampel makanan dari pedagang takjil untuk dilakukan uji cepat (rapid test). Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel memenuhi syarat dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Selain kegiatan pengawasan, petugas juga melaksanakan kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat dengan menampilkan contoh produk-produk kosmetik tanpa izin edar, bahan tambahan pangan yang dilarang, serta obat bahan alam yang tidak memiliki izin edar dan/atau mengandung bahan kimia obat.
Kegiatan ini juga disertai dengan pemberian informasi kepada masyarakat terkait aspek keamanan obat dan makanan, dan pengenalan aplikasi BPOM
Mobile sebagai sarana untuk memperoleh informasi dan melakukan pengecekan produk
Pengawas Farmasi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Infokom BBPOM di Makassar, Ahmad Lalo, menyampaikan kegiatan pengawasan ini secara rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap makanan berbuka puasa.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap cermat dalam memilih makanan takjil dengan memperhatikan kebersihan tempat penjualan serta higienitas penjual.
BBPOM di Makassar menegaskan komitmennya untuk terus melindungi masyarakat dari potensi bahaya kesehatan akibat pangan olahan yang mengandung cemaran fisik, biologis, maupun kimia melalui pelaksanaan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan.






