BBPOM Makassar Jadi Rujukan Zona Integritas

MAKASSAR, TIMUR.NEWS – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar menerima kunjungan studi tiru dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar, Selasa (10/3/2026). Kunjungan ini bertujuan mempelajari praktik pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kegiatan berlangsung di Aula Bajiminasa BBPOM Makassar. Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, menerima langsung rombongan KSOP Utama Makassar bersama Koordinator Pokja 6 Area Perubahan serta Ketua Agent of Change (AoC).

Dalam sambutannya, Yosef menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan studi tiru menjadi ruang penting untuk berbagi pengalaman dan memperkuat komitmen pembangunan birokrasi yang bersih serta profesional.

“Terima kasih atas kunjungan Tim KSOP Utama Makassar ke BBPOM Makassar. Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman terkait pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” ujar Yosef.

Selain itu, Yosef menegaskan keberhasilan meraih predikat WBBM tidak terlepas dari komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan reformasi birokrasi secara konsisten. Ia juga mendorong kolaborasi antarinstansi agar upaya peningkatan kualitas pelayanan publik berjalan lebih optimal.

Sementara itu, rombongan KSOP Utama Makassar dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Hasanuddin. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan BBPOM Makassar.

Menurutnya, pengalaman BBPOM Makassar dalam membangun Zona Integritas menjadi referensi penting bagi KSOP Utama Makassar dalam memperkuat tata kelola kelembagaan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik dari BBPOM Makassar. Melalui studi tiru ini, kami berharap dapat mempelajari praktik terbaik dalam pembangunan Zona Integritas di lingkungan kami,” kata Hasanuddin.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai strategi pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di BBPOM Makassar. Pemaparan tersebut menjelaskan berbagai inovasi, penguatan sistem kerja, serta implementasi enam area perubahan dalam reformasi birokrasi.

Selain itu, kedua instansi juga membahas langkah-langkah untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja, transparansi pelayanan, serta pengawasan internal.

Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti sesi diskusi interaktif. Dalam sesi ini, kedua pihak saling berbagi pengalaman terkait tantangan serta strategi implementasi Zona Integritas di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, BBPOM Makassar dan KSOP Utama Makassar berharap dapat memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah. Dengan demikian, upaya membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik dapat terus meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *