ENREKANG, TIMUR.NEWS – Publik Kabupaten Enrekang mendadak heboh menyusul beredarnya sebuah video bermuatan pornografi yang diduga melibatkan seorang oknum anggota DPRD setempat. Video pendek tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria dalam video tersebut memiliki kemiripan wajah dengan oknum anggota dewan berinisial SN dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam rekaman tersebut, SN tampak berada di sebuah kamar hotel bersama seorang wanita.
Meskipun lokasi kejadian diduga kuat berada di salah satu hotel di wilayah Enrekang, namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai kronologi pasti maupun waktu perekaman video tersebut. Redaksi sendiri memilih untuk tidak menguraikan isi video secara detail guna menghormati norma kesusilaan dan privasi pihak terkait.
Respons Cepat DPC PKB Enrekang
Ketua DPC PKB Kabupaten Enrekang, Misbahudin, mengaku baru mengetahui kabar miring yang menyeret kadernya tersebut. Ia menyatakan kekecewaan mendalam karena informasi ini menjadi pukulan telak bagi kredibilitas partai di daerah.
“Kami memandang serius persoalan ini. Sebagai partai politik, kami menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moralitas. Kami tidak akan melindungi kader yang melanggar norma susila,” tegas Misbahudin saat memberikan keterangan, Senin (27/4/2026).
Lakukan Investigasi Internal
Guna memastikan kebenaran video tersebut, PKB segera membentuk tim investigasi internal. Misbahudin memerintahkan tim ini untuk bekerja secara cepat, objektif, dan transparan dalam menelusuri fakta di lapangan.
Selanjutnya, partai akan memanggil SN untuk memberikan klarifikasi secara langsung sebelum mengambil keputusan final. Langkah ini bertujuan agar polemik di tengah masyarakat tidak semakin berlarut-larut tanpa kepastian hukum dan etika.
Ancaman Sanksi Berat dan PAW
Pihak DPC PKB menegaskan tidak akan memberikan toleransi jika hasil investigasi membuktikan pelanggaran kode etik berat tersebut. Partai telah menyiapkan sanksi tegas berupa pemecatan dari keanggotaan partai.
Selain pemecatan, PKB juga akan segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap posisi SN di kursi DPRD Kabupaten Enrekang. Langkah ini merupakan bentuk pertanggungjawaban partai kepada publik yang telah memberikan kepercayaan mereka.
Sementara itu, oknum anggota dewan yang bersangkutan tetap bungkam. Upaya konfirmasi melalui pesan melalui WhatsApp hingga berita ini naik belum mendapatkan jawaban atau klarifikasi apa pun.








