Ketua MPR RI, Mendagri, dan Kepala BPOM Serahkan Bantuan Ramadhan untuk Korban Bencana di Aceh

BANDA ACEH, TIMUR.NEWS — Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, negara hadir menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian, dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Taruna Ikrar menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana di delapan kabupaten di Provinsi Aceh.

Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, wilayah yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi dampak bencana dengan skala kemanusiaan yang luas.

Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri pimpinan dan anggota MPR RI, di antaranya Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan A. M. Akbar Supratman, serta anggota lintas fraksi dan kelompok DPD RI seperti Sonny Tri Danaparamita, H. Ferdiansyah, Robert Rouw, Hj. Chusnunia, H. Anton Sukartono Suratto, dan Dedi Iskandar Batubara. Hadir pula jajaran Kesekretariatan MPR RI dan perwakilan BPOM RI.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat Aceh menghadapi tiga tekanan utama secara bersamaan. Pertama, tekanan sosial dan kemanusiaan akibat masih banyaknya warga yang tinggal di pengungsian karena hunian sementara belum sepenuhnya tersedia serta Dana Tunggu Hunian yang belum seluruhnya cair. Kedua, tekanan ekonomi yang ditandai menurunnya daya beli masyarakat akibat rusaknya sawah, kebun, dan tambak, sementara harga kebutuhan pokok terus meningkat. Ketiga, potensi bencana susulan karena kondisi cuaca ekstrem yang masih berisiko terjadi pada awal tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Muzani juga menyinggung kearifan lokal Aceh yang khas dalam menyambut Ramadhan, yakni tradisi Meugang atau Makmeugang, tradisi memasak dan menyantap daging bersama keluarga sebagai wujud syukur dan penguat silaturahmi. Ia menegaskan kehadiran negara bertujuan agar masyarakat Aceh yang terdampak bencana tetap dapat menyambut Ramadhan dengan penuh harapan dan kebersamaan.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, pemerintah menyalurkan 15.000 paket bantuan yang terdiri dari paket sembako dan paket ibadah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung kesiapan spiritual menjelang Ramadhan.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, menegaskan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar proses penanganan darurat, pemulihan sosial, serta rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menegaskan komitmen BPOM dalam memastikan keamanan Obat dan Makanan bagi masyarakat terdampak bencana. BPOM melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pangan, minuman, serta layanan kefarmasian di dapur umum, pos pengungsian, fasilitas kesehatan, hingga layanan darurat, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan tenang.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia memaparkan bahwa dampak bencana di Aceh menyentuh sekitar 2,58 juta jiwa, dengan ±85.854 pengungsi, 562 orang meninggal dunia, dan 29 orang dinyatakan hilang. Kerusakan rumah tercatat mencapai 227.209 unit, sementara penyaluran Dana Tunggu Hunian bagi 10.266 kepala keluarga masih terus dipercepat.

Penyerahan bantuan ini menegaskan kehadiran negara secara menyeluruh—legislatif, eksekutif, dan lembaga teknis—dalam mendampingi masyarakat Aceh. Dengan semangat Ramadhan, pemerintah berharap masyarakat dapat bangkit dari bencana, menjalani ibadah dengan lebih khusyuk, serta melangkah menuju pemulihan yang adil, aman, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru