MAKASSAR, TIMUR.NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali mencetak prestasi membanggakan sebagai motor penggerak riset di Indonesia Timur. Berdasarkan data terbaru Science and Technology Index (SINTA) Kemendikbudristek, kampus hijau ini sukses menembus jajaran elit perguruan tinggi di bawah naungan Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) secara nasional.
Melalui analisis skor SINTA tiga tahun terakhir (SINTA Score 3 Yr), UIM Al-Gazali meraih angka signifikan sebesar 26.461. Capaian tersebut mengukuhkan posisi UIM Al-Gazali sebagai Perguruan Tinggi NU terbaik di luar Pulau Jawa sekaligus menempati peringkat ke-6 secara nasional dalam ekosistem LPTNU.
Pimpin Riset di Luar Pulau Jawa
Di tengah dominasi kampus besar asal Jawa Timur dan Jawa Tengah, UIM Al-Gazali tampil sebagai pembeda yang progresif. Dukungan dari 34 departemen serta ratusan penulis (authors) aktif yang rajin memublikasikan karya ilmiah menjadi kunci keberhasilan ini. Bahkan, UIM Al-Gazali berhasil melampaui raihan skor institusi NU lainnya di wilayah Jakarta, Sumatera, hingga Kalimantan.
“Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas riset dan literasi ilmiah kami telah mencapai standar nasional yang sangat kompetitif,” ungkap Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag. Ia menambahkan bahwa kampus ini bangga menjadi representasi kekuatan akademik Nahdliyin di luar Pulau Jawa.
Kualitas Publikasi yang Konsisten
Selain skor tiga tahunan, total skor keseluruhan (overall) UIM Al-Gazali yang menyentuh angka 54.883 mencerminkan produktivitas dosen dalam jurnal bereputasi. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas intelektual di Makassar mampu bersaing dengan universitas di pusat kota besar lainnya.
Berdasarkan data peringkat SINTA, UIM Al-Gazali kini bersanding dengan kampus-kampus unggulan seperti UNISMA Malang dan UNUSA Surabaya. Keberhasilan ini juga menempatkan UIM di atas UNUSIA Jakarta dan UNU Yogyakarta dalam hal kinerja publikasi ilmiah.
Target Menuju Kampus Berkelas Dunia
Selanjutnya, manajemen kampus menjadikan pencapaian ini sebagai modal penting untuk meningkatkan daya saing menuju World Class University. Pasalnya, tren positif dalam penelitian akan berkorelasi langsung dengan peningkatan kualitas pengajaran dan pengabdian masyarakat.
Oleh karena itu, UIM Al-Gazali terus mendorong para dosen untuk memacu semangat inovasi demi kemajuan bangsa. Dengan prestasi ini, UIM Al-Gazali berharap dapat memberikan inspirasi bagi perguruan tinggi lain di luar Jawa agar terus meningkatkan standar akademiknya di level nasional.
Berikut posisi UIM AL-GAZALI di antara kampus-kampus unggulan LPTNU
1. Universitas Islam Malang (UNISMA) – Malang: 247.863
2. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) – Surabaya: 123.499
3. Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) – Sidoarjo: 83.962
4. Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU) – Jepara: 53.365
5. Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) – Bojonegoro: 52.266
6. Universitas Islam Makassar (UIM AL-GAZALI) – Makassar: 26.461
7. Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) – Jakarta Pusat: 17.693
8. UNU Al Ghazali Cilacap (UNUGHA) – Cilacap: 15.667
9. Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan (UNU PAS) – Pasuruan: 15.134
10. Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (UNU BLITAR) – Blitar: 14.155
11. UNU Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) – Mataram: 12.669
12. Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU YO) – Yogyakarta: 12.294
13. ITS Nahdlatul Ulama Pekalongan (ITSNU) – Pekalongan: 10.697
14. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (UNU SUMBAR) – Padang: 9.981
15. Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto (UNU PWT) – Banyumas: 8.382
16. Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon (UNU CRB) – Cirebon: 7.277
17. ITS Nahdlatul Ulama Kalimantan (ITSNUKA) – Palangkaraya: 7.105
18. UNU Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen (UMNU) – Kebumen: 6.481
19. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU KALTIM) – Samarinda: 6.395
20. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU KALBAR) – Kubu Raya: 5.372
21. Universitas Nahdlatul Ulama Lampung (UNU LAMPUNG) – Lampung: 5.318

