JAKARTA, TIMUR.NEWS — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI bergerak cepat meringankan beban penyintas banjir di Aceh, Medan, dan Padang dengan mendirikan Posko BPOM Peduli. Aksi ini mengedepankan pendekatan humanis, menempatkan institusi tersebut sebagai “sahabat dan saudara” bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk empati mendalam guna memastikan masyarakat tidak merasa berjuang sendirian.
“Kami datang tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga empati. BPOM hadir sebagai sahabat dan saudara agar masyarakat tetap kuat menghadapi musibah ini,” ujar Prof. Taruna dalam keterangannya, Rabu (17/12).
Bantuan Logistik hingga “Warkop Transit”
Melalui gerakan BPOM Peduli, disalurkan bantuan senilai Rp667 juta berupa uang tunai, obat-obatan, pakaian layak pakai, dan sembako. Selain itu, berkolaborasi dengan PT Dali Foods Indonesia, BPOM mendistribusikan 40 ribu roti siap saji untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat di tiga wilayah tersebut.
Uniknya, posko yang didirikan tidak hanya berfungsi sebagai gudang logistik. BPOM menghadirkan konsep Warkop Transit dan ruang konseling trauma. Fasilitas ini disediakan untuk:
-
Pemulihan Mental: Ruang konseling bagi anak-anak dan lansia yang trauma akibat banjir.
-
Ruang Sosial: Tempat relawan dan warga berinteraksi, menikmati kopi, hingga beristirahat sejenak guna menjaga ketahanan mental petugas di lapangan.
Simbol Harapan melalui Penanaman Pohon
Dalam rangkaian kunjungan ke Aceh dan Medan, Prof. Taruna juga melakukan aksi simbolis penanaman pohon. Hal ini dilakukan sebagai pesan bahwa kehidupan akan kembali bangkit pascabencana.
“Di atas tanah yang masih basah, pohon ini ditanam sebagai pesan bahwa harapan selalu ada dan kehidupan akan kembali tumbuh,” pungkasnya.
Penyerahan bantuan secara simbolis sebelumnya dihadiri oleh jajaran pimpinan BPOM, termasuk Sestama BPOM Irjen Pol. Jayadi dan Kepala Biro Umum Asih Liza Restanti, serta perwakilan manajemen PT Dali Foods Indonesia dan PT Universal Konsultan Indonesia.












