MAKASSAR, TIMUR.NEWS —Musyawarah Provinsi (Musprov) I Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Selatan yang akan digelar 27-28 Desember 2025 menjadi sorotan.
Pengurus Daerah (Pengda) PORDI di Sulsel menyuarakan harapan agar ketua terpilih nantinya merupakan sosok yang mampu menghidupi organisasi, bukan mencari keuntungan atau ‘mencari hidup’ di PORDI Sulsel.
Gagasan ini muncul dari Pengda-Pengda yang merasa keberatan dengan kondisi finansial kepengurusan sebelumnya. “Masalah ini menjadi keluhan Pengda-Pengda PORDI yang merasa seolah menjadi sapi perah secara finansial kepengurusan sebelumnya,” ungkap Arifuddin, perwakilan Pengda PORDI Takalar, saat mendampingi calon ketua Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengembalikan formulir pendaftaran pada Jumat, 12 Desember 2025.
Menurut Arifuddin, keinginan untuk mendapatkan pemimpin yang siap berkorban finansial adalah salah satu poin perubahan yang didambakan mayoritas Pengda.
Ia mengklaim, IAS telah menyatakan kesiapan untuk memimpin perubahan tersebut dan berjanji akan mewakafkan diri pada organisasi.
“Itu menjadi salah satu poin perubahan yang diinginkan mayoritas Pengda PORDI. Pak IAS sendiri siap memimpin perubahan itu dan berjanji mewakafkan diri pada organisasi,” tegasnya.
Pendaftaran calon ketua telah ditutup, dan panitia Musprov melaporkan hanya dua nama yang mengambil formulir pendaftaran: Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Ketua Pengprov PORDI Sulsel saat ini, Andi Baso Ryadi Mappasulle. Masa jabatan Andi Baso akan berakhir pada 26 Desember 2025.






